Categories
Perikanan

Pakan Lele

Pakan Lele

Pakan Lele

Ikan lele digolongkan dalam karnivora. Lele dikenal sebagai pemakan hewan dan pemakan bangkai. Makananya berupa binatang-binatang renik seperti kutu-kutu air, cacing-cacing, larva (jentik-jentik serangga), siput-siput kecil dan sebagainya. Lele juga memakan makanan yang membusuk, seperti bangkai hewan dan kotoran manusia.

Ikan lele biasanya mencari makan di dasar perairan, tetapi bila ada makanan yang terapung maka lele juga akan cepat menyambarnya. Dalam mencari makanan, ikan lele tidak mengalami kesulitan karena mempunyai alat peraba (sungut) yang sangat peka terhadap keberadaan makanan baik di dasar perairan, di pertengahan maupun di permukaan. Ikan lele dikenal sebagai ikan yang rakus dalam hal makan. Karena itu, walaupun dikenal sebagai ikan pemakan hewan, tetapi dapat juga menyantap apa yang diperolehnya, termasuk sisa-sisa dapur, seperti nasi dan dedak yang diberikannya di kolam. Oleh karena itu, sebagian ahli menggolongkannya ke dalam omnivora. Namun, sifatnya sebagai ikan pemakan hewan tetap melekat pada dirinya. Ini terbukti, bila dalam pemeliharaannya diberikan pakan yang banyak mengandung protein nabati maka pertumbuhannya lambat. Pertumbuhan lele dapat dipacu dengan pemberian pakan berupa pelet yang mengandung protein minimal 25%, juga diberikan pakan tambahan berupa bangkai ayam, bangkai itik, ikan runcah, daging bekicot, siput air dan sebagainya. Untuk tumbuh optimal, lele memerlukan makanan yang mengandung protein 35-40%. Untuk lebih jelasnya silahkan lihat pada tabel di bawah ini:

Kebutuhan gizi ikan lele

Zat gizi Kebutuhan (%)
Protein 35-40
Lemak 9,5-10
Karbohidrat 20-30
Vitamin 0,25-0,40
Mineral 1,0

Kesalahan perhitungan gizi dalam membuat pakan akan berimbas pada laju pertumbuhan lele dan kesehatan, serta daya tahan lele.

Tabel berikut akan memaparkan kandungan nutrisi dari beberapa bahan baku untuk membuat pakan ikan

Jenis Tepung Ikan Kandungan Nutrisi (%)
Protein Lemak Karbohidrat Serat Abu Air
Tepung Mujair 55,60 11,20 7,36 19,50 6,34
Tepung Petek 66,00 15,12 2,80 13,20 9,60
Tepung Teri 63,76 3,70 4,10 18,28 10,28
Tepung Tongkol 55,72 4,11 6,62 28,60 4,95
Tepung Kembung 40,36 5,25 1,26 31,96 20,90
Tepung Cumi 74,80 8,80 3,40
Tepung Kepala Cumi 70,19 2,16
Tepung Kepala Udang 43,95 5,11 0,26 17,45 26,70 6,53
Tepung Kerang 66,56
Tepung Darah 93,00 1,40 1,10 7,10
Tepung Kedelai 37,42 6,26 47,51 4,98 8,48
Tepung Kanji 0,41 0,54 73,24 13,16 1,55 12,80
Tepung Beras 14,10 15,10 12,80 12,80
Tepung Sagu 7,25 0,55 66,21 11,24 1,53 8,49
Tepung Ketan 8,21 2,13 83,12 2,26 2,96 1,32
Tepung Dedak 10,86 11,19 34,73 13,16 1,55 12,60
Tepung Jagung 7,63 4,43 72,71 1,52 2,70 11,02

Dalam memilih bahan baku untuk pakan ikan perlu beberapa kriteria, yaitu:

  • Kandungan nutrisi yang cukup
  • Daya cerna
  • Ketersediaan
  • Kontinuitas
  • Harganya terjangkau
  • Mudah diolah
  • Tidak mengandung racun